You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Vaksinasi HPR di Jaktim Capai 114 Persen
photo Nurito - Beritajakarta.id

7. 946 HPR di Jaktim Telah Divaksinasi

Hingga 10 November 2020, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur telah memvaksinasi sebanyak 7. 946 ekor Hewan Penular Rabies (HPR).

Meski telah melebihi target kami akan terus melakukan program vaksinasi HPR hingga akhir Desember mendatang sebagai upaya mempertahankan wilayah Jakarta Timur sebagai kota yang bebas dari rabies,

Kasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Irma Budiany mengatakan, untuk tahun 2020 pihaknya menargetkan akan memvaksinasi sebanyak 7.000 HPR. Namun, hingga November pihaknya telah melebihi target vaksinasi yaitu sebanyak 7.946 HPR atau setara dengan 114 persen.

“Meski telah melebihi target kami akan terus melakukan program vaksinasi HPR hingga akhir Desember mendatang sebagai upaya mempertahankan wilayah Jakarta Timur sebagai kota yang bebas dari rabies,” kata Irma, Kamis (12/11).

Dinas KPKP DKI Gelar Vaksinasi Gratis HPR Sampai Desember

Rincian vaksinasinya, yaitu Kecamatan Matraman sebanyak 583 ekor, Jatinegara 888 ekor, Pulogadung  713 ekor, Duren Sawit 1.151 ekor. Kemudian Cakung  565 ekor, Makasar 1.062 ekor, Kramat Jati  898 ekor, Cipayung  433 ekor.

"Selanjutnya, Ciracas 1.027 ekor dan Kecamatan Pasar Rebo 626 ekor," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6719 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5656 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2695 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2101 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1869 personAnita Karyati